Newest Post
Tampilkan postingan dengan label Live Action. Tampilkan semua postingan
Another Live Action adalah sebuah film live action hasil adaptasi dari novel yang memiliki judul sama Another. Another Live Action perdana tayang di bioskop Jepang tanggal 4 Agustus 2012 yang lalu. Film ini disutradarai oleh Takeshi Furusawa dan diproduksi oleh Kadokawa Pictures. Film ini menceritakan kembali isi cerita dari novel aslinya. Sebelumnya, manga dan anime Another juga cukup sukses dibuat.
Novelnya sendiri pertama terbit sebagai cerita bersambung pada majalah Yasai Jidai milik penerbit Kadokawa Shoten, antara jilid Agustus 2006 sampai Mei 2009. Versi kompilasinya diterbitkan dalam dua versi, tankoubon pada Oktober 2009, dan bunkobon pada September 2011 dengan disertai gambar-gambar ilustrasi yang dibuat oleh Noizi Ito (desainer karakter untuk seri Suzumiya Haruhi serta Shakugan no Shana). Desain karakter untuk versi animenya dibuat berdasarkan desain yang dibuat olehnya.
Alur cerita ini dimulai dari sebuah kisah 26 tahun yang lalu (1972), ada seseorang bernama Misaki Yomiyama yang bersekolah di sekolah Yomiyama North Middle School. Dia telah populer semenjak kelas 7. Dia pintar dan memiliki pribadi yang menarik. Ketika dia naik kelas 9, Misaki meninggal karena sebuah kecelakaan. Semua orang terkejut. Tapi tiba-tiba ada salah seorang murid yang menunjuk meja Misaki dan mengatakan “Misaki ada disana, dia tidak mati”. Hingga pada akhirnya seluruh kelas 9 percaya bahwa Misaki masih hidup. Hal itu berlanjut sampai mereka wisuda. Bahkan Kepala Sekolah mereka menyediakan kursi kosong untuk upacara kelulusan Misaki.
Kemudian alur cerita berlanjut ketahun selanjutnya, tahun 1988 musim semi. Sakakibara Koichi (15 tahun) pindah dari kota Tokyo ke Yomiyama. Ia tinggal disana bersama kakek, nenek dan juga bibinya Reiko, sementara ayahnya berada di India. Sakakibara merupakan murid pindahan, ia kini bersekolah di Yomiyama North Middle School. Tapi ia tidak ke sekolah dihari pertama karena sakit dan dirwat dirumah sakit. Ketika Sakakibara keluar dari ruangannya dan hendak menuju lift, ia tak sengaja bertemu dengan seorang gadis yang sebelah matanya ditutup, dan ditangannya ada sebuah boneka. Gadis itu juga memakai seragam yang sama dengan seragam sekolahnya. Gadis itu bernama Mei Misaki.
Ketika Sakikibara sembuh dari sakitnya, ia datang ke sekolah. Hingga akhirnya ia bertemu lagi dengan gadis yang bersama dengannya di lift rumah sakit itu. Semua siswa kelas 9-3 merasa tak mengenalnya ketika Sakakibara menanyakan perihal tentang seorang gadis bernama Mei Misaki. Hanya ia satu-satunya murid yang tak tahu apa-apa tentang sebuah rahasia yang tersimpan didalam kelas 9-3.
Ketika Sakikibara sembuh dari sakitnya, ia datang ke sekolah. Hingga akhirnya ia bertemu lagi dengan gadis yang bersama dengannya di lift rumah sakit itu. Semua siswa kelas 9-3 merasa tak mengenalnya ketika Sakakibara menanyakan perihal tentang seorang gadis bernama Mei Misaki. Hanya ia satu-satunya murid yang tak tahu apa-apa tentang sebuah rahasia yang tersimpan didalam kelas 9-3.
Sakakibara terus saja mendekati Mei, walaupun ada beberapa siswa yang ingin menghalangi Sakaki. Mei pernah mengatakan bahwa ia sebenarnya diperlakukan sebagai seseorang yang ‘tak pernah ada’. Hal ini untuk menghindari dari kematian, walaupun tidak sepenuhnya terhindar. Tak lama kemudian Sakakibara juga diperlakukan sama dengan Mei, dan dianggap tak pernah ada.
Hingga akhirnya Mei menceritakan kejadian sesungguhnya pada 26 tahun yang lalu, yang mengakibatkan seluruh warga kelas 9-3 semakin dekat dengan kematian. Hal ini bermula setelah angkatan murid Misaki Yomiyama lulus. Begitu hal itu terjadi maka akan dimulai ada yang mati setiap bulan entah itu murid ataupun keluarga mereka. Ia juga mengatakan, di tahun berikutnya, kelas 9-3 selalu memiliki siswa tambahan. Siswa tambahan itu merupakan orang yang telah mati, dan juga susah untuk dibedakan dengan yang lainnya karena ia juga memiliki jasad. Dan juga setiap semester ajaran baru, bangku dikelas 9-3 selalu kurang satu. Biarpun sudah disiapkan cukup untuk penghuni kelas.
Korban satu demi satu berjatuhan, karena tak tahan lagi Sakaki CS ingin menemukan petunjuk yang ditinggalkan oleh siswa yang telah lulus tahun lalu. Mereka pun akhirnya berhasil menghentikan malapetaka tersebut.
Korban satu demi satu berjatuhan, karena tak tahan lagi Sakaki CS ingin menemukan petunjuk yang ditinggalkan oleh siswa yang telah lulus tahun lalu. Mereka pun akhirnya berhasil menghentikan malapetaka tersebut.
Tag :// Live Action
Jepang memang selalu identik dengan manga nya yang keren, baik itu dari cerita percintaan sampai tema superhero. Satu lagi film layar lebar Jepang yang di adaptasi dari sebuah manga, Orange. Sebuah manga series berjudul sama karya Ichigo Takano yang pertama kali diterbitkan pada bulan April 2012 melalui manga magazine Bessatsu Margaret.
Kisah ini berawal dari sebuah surat misterius yang diterima oleh Naho Takamiya, seseorang yang memiliki banyak teka-teki dalam kehidupannya. Yang sungguh mengejutkan bahwa surat itu datang dari seseorang yang menyebutkan dirinya sebagai Naho Takamiya dari 10 tahun yang akan datang. Dalam surat tersebut, Naho dikatakan akan mengalami penyesalan yang begitu besar terhadap teman sekolahnya yang bernama Kakeru Naruse. Naho dari masa depan memohon bantuannya untuk menyelamatkan orang yang paling penting dalam hidupnya tersebut. Disaat yang sama ketika ia membaca tersebut dikelas, seorang murid pindahan bernama Kakeru Naruse datang dan masuk dalam kehidupannya.
Bersama dengan keempat sahabatnya Hiroto Suwa, Takako Chino, Saku Hagita, dan Azusa Murasaka, Naho mengalami masa-masa indah dengan jalinan persahabatan mereka yang begitu erat. Naho pun akhirnya menyadari betapa ia mencintai Kakeru. Namun, dalam surat tertulis Kakeru membawa luka menyakitkan dalam dirinya, karena sang ibu yang meninggal bunuh diri dan tragisnya Kakeru juga meninggal setahun setelahnya.
Awalnya Naho mencoba mengabaikan surat tersebut, namun semua yang tertulis dalam surat tersebut benar-benar terjadi. Karena ia tahu apa yang akan terjadi di 10 tahun mendatang, Naho yang masih SMA mencoba untuk mengubah masa depannya.
Tag :// Live Action
Seperti halnya film kedua, kisah dalam Rurouni Kenshin: The Legend Ends ini masih seputar perjuangan Kenshin Himura (Takeru Satoh) untuk menghentikan rencana jahat Shishio Makoto (Tatsuya Fujiwara) yang berniat menguasai Jepang dengan politik hitamnya.
Kenshin yang di akhir film kedua bertemu dengan gurunya, Hiko Seijuro (Masaharu Fukuyama) memutuskan untuk melakukan latihan berat demi bisa mengalahkan Shishio beserta kaki tangan terkuatnya, Seta Soujirou (Ryunosuke Kamiki). Ia pun menyempurnakan jurus "Hiten Mitsurugi-ryu" yang dipelajarinya.
Sementara di sisi lain, Shishio yang telah menunggangi kapal perang raksasa, tengah memborbardir Tokyo setelah ia menipu pihak kepolisian dengan membuat rencana palsu di Kyoto pada film kedua. Rencana Shishio yang terkesan mulus itu membuat rekan-rekan Kenshin yang lain merasa cemas dengan masa depan Jepang. Terlebih lagi, beberapa pihak malah terkesan ingin menjegal niat tulus Kenshin. Seperti Shinomori Aoshi (Yuusuke Iseya) dan aparat kepolisian yang termakan oleh ancaman Shishio. Alhasil, Kenshin pun malah menjadi buronan dan dijatuhi hukuman mati. Sementara itu, nasib Kamiya Kaoru (Emi Takei) masih membuat teman-temannya cemas, termasuk Sagara Sanosuke (Munetaka Aoki) dan Myojin Yahiko (Kaito Oyagi).
Sementara di sisi lain, Shishio yang telah menunggangi kapal perang raksasa, tengah memborbardir Tokyo setelah ia menipu pihak kepolisian dengan membuat rencana palsu di Kyoto pada film kedua. Rencana Shishio yang terkesan mulus itu membuat rekan-rekan Kenshin yang lain merasa cemas dengan masa depan Jepang. Terlebih lagi, beberapa pihak malah terkesan ingin menjegal niat tulus Kenshin. Seperti Shinomori Aoshi (Yuusuke Iseya) dan aparat kepolisian yang termakan oleh ancaman Shishio. Alhasil, Kenshin pun malah menjadi buronan dan dijatuhi hukuman mati. Sementara itu, nasib Kamiya Kaoru (Emi Takei) masih membuat teman-temannya cemas, termasuk Sagara Sanosuke (Munetaka Aoki) dan Myojin Yahiko (Kaito Oyagi).
Tag :// Live Action



